Seruan Terakhir

SERUAN TERAKHIR.”
Sampai
kapankah kelengahan dan
kelalaian ini berakhir?
Apakah kamu
ingin disaat kamu dalam
keadan lupa malaikat maut
menjemput
mu??
Pagi dan sore kau pergi memburu dunia,
untuk
apa??
Kamu lupa di belakang mu ada penyetir
gila yang
menggiring mu menuju ke
tempat yang hina.
Ingatlah, smua tenaga
dan kemampuan
yang di gunakan ketaatan..!!!!
Je las lebih
berguna bagi orang yang
sebentar lagi akan masuk liang
kubur.
Perhatikan hartamu, amal mu, shalat
mu, dan kebaikan
mu.
Semua itulah yang akan turut menyertai
mu menuju papan
pemandian,
Akan turut bersama mu dalam keranda
kematian,
Turut
menyertai mu disaat kamu di
shalatkan,
Setia menemani mu,
ketika kedalam
liang lahat tempat kamu dimasukan
hingga,
Apa
bila terompet pembangkit dan
kacaunya hari penggiringan
mengejutkan
mu,Dan bapak mu, dan ibu mu, dan
saudaramu serta
saudari mu
meninggalkan mu.
Amal kebaikan mu itu akn terus
setia
menyertai mu kemanapun langkah mu
menuju..
Di dalam
kubur.
Ia menjadi penghibur dalam kegalauan,
Member i
ketenangan dalam ketakutan,
Memanc arkan pelita dalam
kegelapan….
Di hari kiamat.
Memberi naungan di bawah naungan
arsy
tuhan,
Me ringankan beban mu di saat kamu
berdiri
menunggu penghitungan,……
W ahai saudara ku!!!
Mengapa
rezeki yang kamu terima
menyebabkan mu lupa pembaginya,
Begitu
juga kenikmatan yang kamu
rasakan,
Mengapa menyebabkan kamu
lupa akan
pemberinya,

Kau lebih mengutamakan yang di
cipta,
Ketimbang pencipta….
Bibir mu sama sekali tidak
bergetar
sedikitp un mengingat-Nya..
Padahal malaikat maut
menyeru kamu
seratus kali dalm setiap hari,
Kalau seandainya
batang-batang pohon
itu mempunyai hati,
Pasti akan
menjerit,
Begitu juga bebatuan, apabila ia
mempunyai roh, pasti
ia akan
meringkih,

Mengapa kamu tidak sanggup
merintih,
padahal sebongkah mimbar dari kayu
Pernah mengeluh
dan merintih pada
rasulullah..
Apabila kepastian itu mulai
datang,
Disaat kamu di panggil untuk pulang,
Kamu akan merasa,
sungguh tak
bermanfaat harta yang kamu kumpulkan
Semua yang
hadir dalam hal itu,
Sibuk dalam kebingungan.
Para dokter mulai
lepas tangan, air
mata pengunjung mulai bercucuran,
Ahli waris
menunggu pengumuman
kemati an hingga, disaat roh mu mulai
punah
Da
n suara mu mulai melemah.
Apakah harta-harta mu halal yang
kamu
proleh bermanfaat untuk mu???
Apakah harta-harta haram
menyelamatkan
mu,
Atau putra-putri yang kamu banggakan
akan
membelamu???
Atau mungkin, taman yang kamu rawat,
istri yang
kau cintai, uang yang kamu
kumpulkan, harta dagang yang
takuti
rugi, atau rumah gedung yang menjadi
kebanggaan mu, juga
akan menyelamat
kan mu?????
Semua sama sekali tidak.!!!
Tidak
ada yang akan memberi manfaat
kepada mu selain kebaikan yang
engkau
kerjakan,

Hubungan silaturrahmi yang kamu
jalin,
satu rakaat ditengah malam yang kamu
lakukan,
Tetesan
air mata ke imanan, dan juga
sedekah yang kau berikan…
Ingatlah
wahai orang yang lalai !!!!
Sudah saatnya untuk bangun wahai
orang
yang sedang terlelap dalam tidur…..

Leave a Reply